Tuesday, June 7, 2011

7 Juni 2011

Assalamualaikum Wanita Pemilik Sebelah Tulang Rusukku

Setelah sekian lama, izinkanlah aku untuk kembali menuangkan perasaanku dalam bentuk tulisan-tulisan kepadamu

Ku akui akhir-akhir ini terasa berat untuk ku lalui
Pekerjaan yang semakin menumpuk, benar-benar menyita waktu dan pikiranku
Bahkan sampai membuatku beberapa kali meninggalkan kewajiban yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala perintahkan kepadaku

Astaghfirullahaladzim...
Begitu hina dan bodohnya diriku ini
Merasa diri sibuk, padahal kesibukanku tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan baginda Rasulullah Shalallaahu 'Alaihi Wasallam, yang sepanjang hayatnya diamanatkan untuk menyebarkan agama Allah Subhanahu Wa Ta'ala di seluruh penjuru dunia

Ya, itulah diriku, seorang manusia yang tak jarang keimanannya bertambah atau berkurang seiring dengan berjalannya waktu


Jika ada hal yang sampai saat ini bisa ku banggakan, karena terus ku jaga sepenuh hati, sekuat tenaga yang Allah Ta'ala berikan kepadaku, maka hal itu adalah menjauhkan diriku dari perbuatan maksiat dan zina

Ya, aku berlindung kepada Allah dari maksiat dan zina
Semoga sampai akhir hayat ku nanti, Allah menjauhkan ku dari perbuatan dosa itu

Harus ku akui, hidup sendirian di kota besar, benar-benar menguji keimananku
Tidak jarang godaan-godaan setan dan syahwat, datang kepadaku
Baik melalui sahabat atau kerabat yang mengajakku, maupun secara langsung ku temui di beberapa tempat

Dan pada kenyataannya, tidak jarang pula aku tertarik dengan keindahan seorang hawa
Mataku terkadang tidak berkedip ketika melihat paras cantik wanita-wanita yang ku temui
Otak dan pikiranku juga terkadang membayangkan alangkah indahnya jika aku bersama dengan mereka


Tetapi Alhamdulillah, selalu ku ingatkan diriku, akan pentingnya menjaga kesucian diri
Ku ingat selalu firman Allah : "Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk" (Q. S. Al Isra 32)

Aku percaya, jika aku berusaha mati-matian menjaga kesucianku, maka Insya Allah, istriku nanti adalah wanita yang terjaga juga kesuciannya. Sehingga nantinya jika aku menikah dengannya, maka Insya Allah akan lahir pula anak yang bersih dan terjaga kesuciannya
Amin ya Rob..


Ku ceritakan ini kepadamu, agar engkau semakin mengenal diriku yang sebenarnya

Ya, aku tidak memiliki wajah setampan Nabi Yusuf 'Alaihi Salam, juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman 'Alaihi Salam, ataupun kekuasaan seluas kerajaan Nabi Muhammad Shalallaahu 'Alaihi Wasallam, yang mampu mendebarkan hati jutaan wanita

Aku hanyalah seorang manusia biasa, yang bercita-cita bisa mendapatkan seorang istri ahli syurga
Sehingga nanti jika engkau adalah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuzh, ku harap engkau bisa menerima ku apa adanya


Tidak pernah ku harapkan engkau memiliki paras seindah bidadari syurga
Siapalah diriku untuk mengharapkan sebuah permata, sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.


Cukuplah engkau adalah wanita yang menyerahkan seluruh dirimu pada mencari ridha Allah Subhanahu Wa Ta'ala, karena dengan mencintai Allah, kau akan selalu mencintaiku karena-Nya..

Wednesday, March 30, 2011

30 Maret 2011

Assalamualaikum Wanita Pemilik Sebelah Tulang Rusukku,

Maaf sudah lama tidak sempat ku ceritakan lagi perjalanan hidupku padamu
Pada kesempatan kali ini, izinkanlah ku tulis sebuah artikel indah yang sempat ku baca
Isinya sangat membuatku terhenyak dan sadar tentang apa yang harus ku lakukan saat ini :


"MENANTI BELAHAN JIWA"

Kegelisahan, kedukaan dan air mata adalah sebagian dari sketsa kehidupan kita sekalian hamba di dunia ini. Titisan air mata yang bermuara dari hati dan berselaputkan kegelisahan jiwa terkadang memilukan hingga mencipta keresahan dan kebimbangan.

Kedukaan karena kerinduan yang teramat sangat dalam, menyebabkan kepedihan yang menyesakkan ruang dada. Jiwa yang rapuh pun mengadu, berkeluh-kesah pada alam serta isinya, bertanya di manakah pasangan jiwa berada. Lalu hati mencipta serpihan kegelisahan, bagai anak kecil yang kehilangan ibunya.

Keinginan bertemu pasangan jiwa, bukankah itu sebuah fitrah seorang hamba? Semua itu hadir secara tiba-tiba hingga tanpa sadar telah menjadi bagian hidup yang tidak bisa dipisahkan lagi.

Letih... Sungguh letih jiwa raga. Sendiri mengayuh biduk kecil dengan rasa hampa tanpa tahu adakah belahan jiwa di luar sana?
Padahal sesungguhnya kehidupan manusia bukan hanya untuk dunia fana ini sahaja karena masih ada akhirat yang kekal abadi. Memang, setiap manusia telah diciptakan berpasangan, namun tak hanya dibatasi oleh dunia saja. Seseorang yang belum menemui pasangan jiwanya di dunia, Insya Allah akan dipertemukan di akhirat nanti.

Keresahan dan kegelisahan janganlah sampai mengubah pandangan kepada Sang Pemilik Cinta. Berserahlah kepada Yang Maha Pemurah. Kembalikan segala urusan hanya kepada-Nya, karena Dia Maha Memberi dan Maha Pengasih.

Ikhtiar, munajat serta untaian doa tiada habis-habisnya curahkanlah hanya kepada Sang Pemilik Jiwa
Tak usah membandingkan diri dengan orang lain karena Dia pasti memberikan yang terbaik untuk setiap hamba-Nya, meskipun adakalanya kita sekalian hamba tidak menyadarinya.

Usahlah bersedih lalu menangis di penghujung malam karena tak kunjung usai memikirkan siapa kiranya pasangan jiwa. Jika ingin menangis dengan air mata permohonan kepada-Nya di setiap sujud dan keheningan pekat malam, lakukanlah karena rasa ingin selalu berada di jalan-Nya dan ingin selalu dekat dengan-Nya.

Bersiap menghadapi putaran waktu hingga setiap gerak langkah serta helaan nafas bernilai ibadah kepada Maha Pencipta. Bukankah kalau sudah saatnya tiba, jodoh tidak akan ke mana, karena sejak roh telah menyatu dengan jasad, siapa belahan jiwamu pun telah tersurat.

Sabarlah, bukankah mentari akan selalu menghiasi pagi dan malam senantiasa indah dengan sinar lembut rembulan dipagar bintang?
Tersenyum dan hapuskanlah air matamu, serta hilangkanlah lara di jiwa.
Terimalah semua sebagai bagian dari perjalanan kehidupan kita di dunia.
Hingga kelak kau akan rasakan, tidak ada lagi riak kegelisahan dan keresahan saat kita bersendirian...

Monday, December 13, 2010

13 Desember 2010

Assalamualaikum Wanita Pemilik Sebelah Tulang Rusukku,

Bagaimana kabarmu hari ini?
Ku do'akan engkau selalu dilimpahkan nikmat dan rahmat dari Allah SWT
Amin..

Kali ini aku ingin bercerita tentang apa yang ku alami minggu lalu
Tepatnya hari Minggu

Hari itu temanku menjalankan ibadahnya, sesuai sunnah rasul, tercantum dalam Al-Quran, dan merupakan salah satu peristiwa terpenting dalam kehidupan manusia di dunia

Ibadah yang dimulai dengan kalimat ijab dan qabul, dengan disaksikan oleh Allah SWT, para Malaikat, keluarga, serta kerabat dan sahabat
Ibadah yang menyatukan dua insan dalam ikatan yang suci dan abadi, sakral penuh arti, dengan maksud mencari ridho ilahi

Ibadah yang dapat menaikkan hubungan dua makhluk Allah SWT dari bumi yang rendah ke langit yang tinggi
Ibadah yang merubah kekotoran menjadi kesucian, maksiat menjadi ibadah, serta dosa menjadi amal sholeh

Aku yakin engkau tahu ibadah apa itu
Ya, itu adalah "menikah"

Temanku bertindak sebagai pengantin wanitanya
Ia adalah teman masa kecilku
Kami sudah saling mengenal sejak Taman Kanak-Kanak
Orang tua kami bersahabat
Berasal dari daerah yang sama lalu pindah pula ke kota yang sama

Melihatnya menikah dihari itu, akupun turut berbahagia
Meskipun harus ku akui, banyak pertanyaan timbul di dada

Ia yang ku kenal sejak kecil, kini sudah memiliki pendamping dalam hidupnya, pendamping dalam mengarungi suka dan duka, Insya Allah hingga maut memisahkan

Sementara diriku sendiri, belum sampai ke tahap apa-apa

Apalagi disaat acara, semua orang yang ku temui datang bersama pasangannya

Ditambah lagi, setiap orang yang ku kenal mengajukan pertanyaan yang sama :
"Kapan menyusul?" "Calonnya sudah ada?" "Ditunggu ya undangannya", dan lain sebagainya

Semua pertanyaan itu cuma bisa ku jawab dengan senyuman seadanya

Aku sadar, moment seperti itu mungkin merupakan saat-saat Allah mengujiku

Sehingga yang terpenting adalah aku harus tetap sabar dan tawakal

Ku serahkan sepenuhnya kepada Allah, karena aku yakin hanya Allah lah yang tahu kapan saat terbaiknya
Dan aku juga yakin, meski kau dan aku ada diujung dunia sekalipun, suatu saat kita pasti bisa bersama..

"Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan hidup dari jenismu sendiri, supaya kamu tenang kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu mawaddah dan rahmat.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti bagi kaum yang berfikir tentang kuasa dan nikmat Allah." (Ar-Ruum : 21)

Thursday, December 2, 2010

2 Desember 2010

Assalamualaikum Wanita Pemilik Sebelah Tulang Rusukku

Sudah lama aku tidak menulis tentang ku kepada mu

Maafkan aku..
Kegiatan ku akhir-akhir ini mulai sangat padat

Pekerjaan di kantor mulai bertambah, seiring dengan banyaknya project yang didapat oleh perusahaan
Sehingga dibulan lalu, sepenuhnya waktuku tersita untuk bekerja menyelesaikan semua tugas yang ku dapat
Alhamdulillah, semuanya bisa terselesaikan tepat waktu

Tampaknya situasi ini masih terus berlanjut sampai akhir tahun
Karena saat ini masih ada beberapa project lagi yang harus ku kerjakan

Jujur kondisi ini membuat ku merasa lelah, baik fisik maupun pikiran
Tapi jika aku memikirkan bahwa ini semua ku lakukan demi masa depan, maka timbul kembali semangatku

Harus pula ku akui, disaat-saat seperti ini aku merasa kesepian
Merasa tidak ada orang yang memberiku kasih sayang dan perhatian
Tetapi aku selalu yakin,
Allah Maha Tahu, Ia pasti peduli dengan apa yang kurasakan
Sehingga aku berharap, Ia akan memberi jawaban atas do'aku
Do'a yang selalu kupanjatkan disetiap sujudku..
Do'a yang berisi harapan agar aku bisa dipertemukan denganmu..

Oh iya, aku juga ingin bercerita tentang si "mbek"
Siapa itu "mbek"?
"Mbek" adalah kambing yang ku beli untuk ku korbankan tahun ini
Fisiknya lucu, pendek namun gemuk
Ia tidak pernah bisa diam, selalu aktif bergerak kesana kemari
Bahkan saat qurban pun, ia menjadi kambing yang paling susah dikendalikan

Berikut penampakannya :



















Saat ini aku yakin ia sudah di surga, dan Insya Allah kelak aku bisa menemuinya disana :)

Lalu, akhir-akhir ini aku bertemu dengan beberapa orang wanita
Tapi entah mengapa, tidak ada satupun dari mereka yang bisa membuatku merasa seperti menemukan sebelah tulang rusukku yang hilang
Dimataku pasti ada saja kekurangannya

Mungkin aku salah
Mungkin engkau salah satu dari mereka

Tetapi tak apa, karena aku percaya, jika memang sudah tiba waktunya, hatiku dengan yakin akan berkata, "engkaulah orangnya.."

Tuesday, October 26, 2010

26 Oktober 2010

Assalamualaikum Wanita Pemilik Sebelah Tulang Rusukku

Semoga engkau hari ini senang dan bahagia, menjalani hari-harimu di bumi Allah SWT. Amin..

Aku ingin memberitahu bahwa training ku telah berakhir
Mr. Poh sudah pulang ke Singapore pada hari Sabtu 16 Oktober, pukul 21.00
Alhamdulillah trainingnya berjalan lancar dan banyak hal yang sudah ku pelajari

Mr. Poh juga berbagi cerita tentang pekerjaannya sebagai trainer
Untuk perusahaan asing seperti ini, memang trainer dituntut untuk sering bepergian
Sudah banyak kota di berbagai negara pernah ia singgahi
Bahkan bisa dibilang, ia sudah beberapa kali berkeliling dunia

Sungguh pengalaman yang tak ternilai menurutku
Dan semoga suatu saat aku bisa mengikuti jejaknya, berkeliling dunia
Amin..

Sejauh ini kondisi kerja di kantor baru sangat nyaman
Para karyawannya sangat ramah dan mau berbagi banyak hal

Seperti pada hari kamis lalu ketika ke Bandung untuk presentasi di Telkom mengenai projek PT.KAI dan UNPAD
Pergi bersama karyawan bagian sales bernama Pak Didik
Sepanjang perjalanan ia bercerita tentang pengalaman hidupnya
Mulai dari pernah jadi teknisi komputer, punya perusahaan IT, sampai jadi tim sukses SBY di pemilu presiden tahun 2004
Banyak hal bisa ku pelajari darinya, terutama tentang keberaniannya untuk memulai suatu usaha
Semoga hal ini bisa ku tiru, agar nantinya aku bisa membangun usaha sendiri. Insya Allah..

Hari Sabtu-Minggu lalu ku sempatkan untuk pulang ke rumah di Bogor
Sudah 2 minggu tidak pulang, rindu rasanya ingin bertemu dengan keluarga
Kangen masakan mama, kangen bercengkrama dengan adik-adik, sampai kangen sama ikan koi peliharaanku. Hehe..

Bagaimana denganmu? Apakah kau melewati weekend mu dengan gembira?
Bersama teman, keluarga, atau mungkin dengan kekasihmu tercinta?
Tak apa, karna aku percaya jodoh sudah digariskan oleh Allah
Dan aku yakin suatu saat kita pasti akan bersama. Amin..

Monday, October 11, 2010

11 Oktober 2010

Assalamualaikum Wanita Pemilik Sebelah Tulang Rusukku,
Apa kabarmu hari ini?
Ku harap engkau dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin..

Aku ingin membagi kisahku hari ini sekaligus sedikit bercerita tentang pekerjaanku saat ini
Awal bulan ini aku baru saja pindah kerja ke tempat yg baru, sebuah perusahaan jaringan asing yang kantornya terletak dikawasan senen
Jika kau bertanya dimana itu senen? Aku juga tidak bisa menggambarkannya secara detail
Yang jelas itu di Jakarta, dekat dengan stasiun Gambir, dan dekat juga dengan Monas. Hehe..

Kalau kau bertanya kenapa pindah kerja? Alasannya banyak
Tapi alasan utamanya adalah :
Pertama, aku merasa tidak cocok dengan lingkungan kerja di tempat kerjaku yang lama
Terlalu banyak tuntutan dan jam kerja yang tidak pasti, sehingga tidak jarang aku bekerja dari pagi sampai ke pagi keesokan harinya
Lalu aku juga sempat terlibat konflik dengan atasanku, tapi sebaiknya hal itu tidak usah dibicarakan, karena aku tidak mau menyebar keburukan orang lain.
Aku takut Allah menganggapku penyebar fitnah dan Allah akan membalasnya dengan menyebarkan keburukan ku. Nauzubillahi Minzalik

Alasan kedua adalah, ditempat yang baru ini aku merasa bisa mendapatkan masa depan yang lebih baik
Mereka menawariku sebuah posisi dimana menurutku posisi ini bisa membantuku menambah ilmu sekaligus juga memperluas relasi dan wawasan
Lalu mereka juga memberikanku peningkatan gaji yang Alhamdulillah cukup signifikan
Insya Allah gaji ini akan aku tabung, sehingga suatu saat ketika orang-orang terdekatku membutuhkan, aku siap untuk membantu mereka
Tak lupa pula ku persiapkan tabungan ini untuk merancang sebuah masa depan yang indah, dimana aku berharap denganmu lah aku bisa menjalaninya. Amin Ya Rabbal Alamin…
Kemudian ditempat kerjaku yang baru ini, jam kerjanya jelas. Dari pukul 8.30 pagi hingga pukul 17.00 sore
Alhamdulillah suasana kekeluargaannya juga sangat terasa, berhubung kami dikantor cuma berdelapan. Hehe..

Nah, berhubung aku baru masuk, perusahaan ingin mentrainingku terlebih dahulu
Awalnya training ini akan diadakan di Singapore, tapi karna faktor biaya, akhirnya pengajar dari Singapore lah yang datang ke Indonesia
Pengajarnya bernama Mr. Poh Tiong San (panggilannya Mr. Poh, mirip Teletubbies warna merah ya? Haha..)
Secara umum orangnya baik, ramah, dan enak diajak berbicara banyak hal
Bahasa Inggrisnya juga sangat jelas, sehingga perkataannya mudah untuk dipahami dan dimengerti

Hari ini trainingnya dimulai pukul 9.30
Dia sempat bertanya mengenai jam kerja yang benar, karena ketika dia datang pukul 9.00, masih banyak yang belum masuk kantor
Dengan nada bercanda ku ceritakan saja mengenai teori Rubber Watch (Jam Karet) yang ada di Indonesia. Hahaha..
Berhubung mulainya pukul 9.30, akhirnya kami selesai pukul 17.45
Begitu selesai, dengan tergesa-gesa aku secepatnya pamit, karena harus buru-buru ke tempat ngajar

Ngajar? Yap, itu adalah pekerjaanku yang satu lagi
Pekerjaan ini sudah ku lakukan sejak masih duduk dibangku kuliah
Saat ini tinggal 1 kelas yang harus ku ajari, jadwalnya setiap hari senin-rabu pukul 18.00 – 21.00
Jadi, ketika selesai training tadi, aku harus mengejar waktu untuk bisa hadir disana pukul 18.00
Sayang jalanan sangat macet, sehingga sampai disana sudah pukul 18.30

Aku masih merasa bersyukur, karena waktu maghrib belum habis
Segera setelah ku persilahkan semua murid masuk ke dalam kelas, ku tegakkan ibadah shalat maghrib
Entah kenapa rasanya nikmat sekali, ketika ku letakkan keningku di sajadah, bersujud kepada-Nya
Ada perasaan damai dan tenang yang menyelimuti hati, seakan hilang semua keletihan ku hari ini
Mungkin itu yang dimaksud dengan keajaiban sholat, Subhanallah..
Mengajar pun akhirnya bisa ku laksanakan dengan baik, meskipun minimnya waktu yang ku punya untuk mempersiapkannya

Akhirnya selesai sudah aktifitas ku hari ini
Aku kembali ke kost dan sebelum tidur ku sempatkan untuk menulis
Tak lupa ku doakan, semoga semua aktifitas mu esok hari dilancarkan Allah SWT …

Sunday, October 10, 2010

Awal, Maksud dan Tujuan..

Assalamualaikum Wanita Pemilik Sebelah Tulang Rusukku,

Perkenankan aku memperkenalkan diri
Namaku Angga, orang yang tulang rusuknya diambil Allah untuk menciptakanmu

Mungkin kau bertanya-tanya, siapa aku, bagaimana rupaku, dan seperti apa sifat dan keseharianku
Pertanyaan itu pula yang hinggap dikepalaku,
Karena jujur sampai saat ini aku belum yakin telah menemukan atau pernah berjumpa denganmu
Itu semua merupakan rahasia Allah, dan hanya Allah-lah yang tahu. Wallahualam Bissawab


Lalu jika kau bertanya apa alasanku membuat blog ini? alasanku sangat sederhana
Aku hanya ingin punya media, untuk berbagi moment-moment hidupku bersamamu
Hingga nanti ketika suatu saat kita dipertemukan, tulisan-tulisan ini bisa kau gunakan untuk lebih mengenalku
Dan Insya Allah akan kubuatkan dalam bentuk sebuah buku


Jika kau bertanya lagi, mengapa dalam bentuk blog? tidak cukupkah lewat tulisan dikertas saja? jawabanku juga cukup sederhana
Blog adalah media dalam dunia maya, dan semua orang yang terhubung diseluruh dunia bisa mengaksesnya
Aku saat ini tidak tahu dibelahan bumi Allah manakah dirimu berada
Sehingga aku berharap, mungkin saja lewat bantuan Allah, secara tidak sengaja engkau dapat menemukannya


Sesungguhnya setiap do'a dalam sholat dan sujudku, aku meminta pada-Nya agar didekatkan dan dipertemukan denganmu
Tapi sampai saat ini aku masih belum mendapatkan jawabannya
Tak jarang aku sedikit kesal dan tidak sabar dalam penantianku,
Tetapi alhamdulillah, berkali-kali pula Allah masih mau menegurku


Karena itu, aku berharap lewat tulisan-tulisan ini, aku bisa menyalurkan kerinduanku kepadamu
Aku juga berharap, dengan adanya tempat menyalurkan kerinduanku, aku bisa memperdalam kesabaranku dalam menunggumu
Karena aku percaya bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar, Innallaha ma'asshabirin


Maka mulai hari ini, 10-10-2010, izinkanlah aku bercerita kepadamu,
Tentang aku, dan tentang perjalanan hidupku tanpamu

Wassalam...

P.S. 
10 Oktober tanggal yang spesial buatku, karna hari ini Wanita mulia yang melahirkanku berulang tahun. Happy Birthday Mom..